Senin, 30 Juli 2012

LCC seri II didominasi Pembalap Muda

  LCC seri 2 Banjarnegara2012 didominasi pembalap muda


LCC Banjar negara menjadi sejarah bagi M Nur Fathoni. Setelah menunggu cukup lama akhirnya M Nur Fathoni bisa merebur juara I nomor Criterium  Elite man di event bergengsi LCC seri II tahun 2012 di Banjarnegara, mengulang kesuksesan di tahun 2012 ketika itu M Nur Fathoni masih Yunior juga menjadi juara I di nomor Road race.  Untuk menuju Juara memang cukup berat karena disana beberapa pembalap Nasional masih bertengger kuat, sehingga memerlukan waktu dua tahun untuk menjadi Juara. Pelmalap asal Semarang yang kini berumur 20 tahun ini cukup baik hal ini di beberapa lomba sebelumnya sudah menjukkan menjuarai beberapa Lomba open seperti di Surabaya open tahun 2011 menjadi juara 2 sementara di Mojokerto open menjuarai nomor 3. dari pengamatan pelatih asal Semarang NurRohman  Pembalap ini dinilai mempunyai talenta di Trek hal ini terlihat pada setiap lomba di nomor Criterium M Nur Fathoni masuk lima besar.
 Kedepan pembalap ini sedang diamati untuk dimungkinkan masuk pada nomor trek untuk persiapan kejuaraan Asia.post by SSCC

Kamis, 26 Juli 2012

Bernafas dengan air? Mengapa tidak. Penyerapan oksigen ternyata bukan hanya pekerjaan paru-paru. Dalam kondisi tertentu, usus pun bisa membantu. Bukan sebagai pemasok utama, usus hanya pembantu paru-paru, usus mampu menyerap oksigen. Oksigen yang masuk lewat membran usus akan langsung tercampur dengan berbagai sari makanan sehingga pembentukan energi lebih cepat.

Bukan itu saja. Selain mendorong timbulnya energi, penambahan oksigen juga dapat membantu meningkatkan fungsi otak sehingga bisa berfikir secara jernih, jadi intinya, makin banyak kandungan oksigen dalam tubuh maka lancar transportasi berbagi zat gizi ke otot maupun ke otak. al hasil, pembakaran kadar oksigen akan membantu kebugaran tubuh dapat dipertahankan dalam waktu yang lebih lama.

Menggabungkan oksigen dengan air juga dinilainya sebagai hal yang positif. Maklum, saat melakukan aktivitas olahraga keras, pengurangan kadar air dan oksigen dalam darah terjadi nyaris bersamaan. Dengan menambah air bercampur oksigen, kekurangan tersebut bisa langsung di tambah.

Terlalu banyak menenggak minuman mengandung oksigen juga tak bagus, "Kalau tak lagi kecapean, sebaiknya tak usah". Kandungan oksigen terlalu banyak di dalam darah memang tak menimbulkan penyakit. Tapi sebagian orang merasakannya sebagai gangguan. "Bahasa masyarakatnya Orang akan merasa masuk angin.

Konsumsi minuman mengandung oksigen sebaiknya tak lebih dari tiga liter per hari dan itu pun dilakukan setelah menyiksa diri dengan latihan berat. lagi pula kita tak perlu terjebak seolah-olah kita harus membeli minuman mengandung oksigen agar perut bisa membantu paru-paru. Kandungan oksigen juga bisa didapat jika kita makanan aneka makanan segar dan buah-buahan.

Menenggak minuman beroksigen malah terkadang tak mendatangkan manfaat apa-apa. Soalnya, kandungan okseigen dalam air terkadang sanata cepat memenguap , makanya pabirkan air beroksinge selalu meyarakan agari ar dala botol langsung habis sekali tenggak.

dalam posisi botol terbuka, oksigen dalam air haya akan mampu bertahan selama 30 menit, leibh dari itu, yang terisisa dalam botol tinggal air, tak ada oksigennya lagi. Saat tertutup pun oksigen juga bisa pergi, dengan cara menerobos pori-pori botol plastik. Resiko hilangnya oksigen meningkat jika botol ditaruh di rak-rak yang tak berpendingin.


sekian tips dari kami
moga memberi manfaat

Selasa, 22 Mei 2012



SEMARANG, posted by Salikun   Pengurus Besar (PB) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) kini tengah memantau dua pembalap sepeda Kota Semarang yakni Luthfi Basari dan Nur Fathoni. Hasil positif yang diraih keduanya dalam LCC seri pertama di Bandung beberapa waktu lalu menjadikan PB ISSI memantau perkembangan dua pembalap andalan Kota Semarang.

Ketua Umum Pengkot ISSI Semarang Danur  Rispriyanto mengatakan, pihaknya menyambut gembira dengan pemantauan PB ISSI kepada Luthfi dan Fathoni. Ini membuktikan Kota Semarang mempunyai pembalap yang berkelas nasional. "Tentu saja kami sangat mendukung dengan masuknya Fathoni dan Luthfi ke dalam pantauan ISSI pusat," kata Danur yang juga anggota Komisi B DPRD Kota Semarang.

Bahkan, lanjutnya, Luthfi sudah masuk daftar untuk mengikuti seleksi timnas balap sepeda yunior yang dipersiapkan untuk berlaga di Olimpiade Yunior 2014 di Cina. "Kami dengar Luthfi sudah masuk daftar seleksi tim nasional yunior. Sebuah kebanggan bagi kami bisa memberikan kontribusi kepada PB ISSI, sebagai induk organisasi di Kota Semarang siap untuk membantu persiapan Luthfi," kata Danur, Senin (21/5).

Ia mengatakan, pihaknya akan berusaha mengirim Luthfi dan pembalap lainnya ke berbagai kejuaraan di daerah. Selain mengasah kemampuan, tujuan lain untuk menjaga konsistensi pembalap Semarang. "Kami juga mengintensifkan latihan rutin. Sebab, program jangka panjang (PJP) ISSI Semarang tetap persiapan Porprov. Khusus Luthfi agar nantinya bisa masuk timnas yunior," jelas Danur.

Terpisah, anggota Komisi Trek PB ISSI yang juga pelatih nasional Nurohman menambahkan, masuknya Luthfi Basari ke daftar seleksi tim yunior Indonesia berdasarkan hasil dari berbagai kejuaraan termasuk LCC seri pertama. "Luthfi kami lihat mempunyai kemampuan yang bagus dan sesuai dengan kriteria PB ISSI. Langkah awal kami sudah meminta biodata dan rekening Luthfi jika ada uang pembinaan," jelas Nurohman.

Nantinya, imbuh dia, pelatnas akan dilakukan di tiga daerah yakni Jatim, DIY, dan Jabar. Kapan waktu pemusatan latihan belum ditentukan. "Pembalap yang masuk timnas nanti harus bisa di tiga nomor yakni BMX, road race dan Individual Time Trial (ITT)," jelas Nurohman. Sedangkan untuk Nur Fathoni, Nurohman masih melakukan pemantauan. Fathoni akan dproyeksikan untuk Sea Games 2013 di Vietnam.

Rabu, 25 Januari 2012

Noval menjadi pembalap Semarang terbaik di kategori pemula

Walau Badan kerempeng dan kulit nampak kusam, namun begitu memasuki arena lomba jangan ditanya, anak asli semarang ini melaju bagai burung terbang semua lawan lawan dilewati dengan enteng.
Itulah Noufal anak tiga bersaudara yang beralawatl di Jl Suyudono Semarang ini, Walau baru sekolah di kelas III SPM namun telah melahap semua lawan lawan dari seluruh Indonesia
Kami sangat bangga atas prestasi Anak asuh kata Ketua Bidang Pembinaan dan prestasi ( Mustofa Zamrud, SE.
Beliau begitu konsern terhadap naka asuh sampai sampai mengurus persiapan lomba pulang pergi semarang Gunungkidul meninggalkan pekerjaan.