Jumat, 12 Juni 2009

Sepeda sudah mendarah daging

M. Nur Fathoni 17 tahun pertama kali menyukai balap sepeda sejak duduk dibangku SMP Kelas II setelah bertemu dengan beberapa atlit balap sepeda kemudian meninta ke orangtuanya untuk dibelikan Sepeda Balap dan akhirnya orang tua menyetujuai membelinya seharga kurang lebih 4 jutaan. Berawal dari sepeda tersebut kemudian Fathoni kita berlatih pagi dan sore baik yang teleh dijadwalkan oleh pelatihnya maupun latihan sendiri. Setelah tiga tahun menjadi Atlit Balap Sepeda diakhir tahun2008 melai terlihat prestasinya dengan menjuarai nomor 1000 meter pada Porwakos Semarang kemudian di awal tahun 2009 menanjak lagi cukup keren dengan menjadi runner up kejuaraan nasional Yunior di Bandung dengan juara I dari Negeri Jiran Sekarang terus berlatih demi membawa bendera Kota Semarang pada event bergengsi PORPROV di Solo Juli 2009. Dengan tekat dan semangat yang pantang menyerah Fathoni bercita cita ingin menjadi atlit Nasional dan ingin membawa merah putih di Dunia International
Mohon dukungan Orangtua dan masyarakat kota Semarang semoga cita cita tercapai sehingga semarang kembali menjadi kiblat Balap Sepada seperta tahun 80 an semasa jayanya Fanni Gunawan dan Seno Sudono yang sekarang menjadi pelatih Kota Semarang

Kamis, 30 April 2009

Semarang mencari atlit muda berpotensi

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi ISSI Kota Semarang sedang mempersiapkan atlit yunior untuk bisa bersanding dengan atlit atlit lain di Indonesia hal ini telah didukung ileh Ketua Umum ISSI Kota Semarang. Telah beberapa dekade Semarang telah kehilangan jejak sehingga sampai saat ini belum mempunyai atlit Senior. Menjelang Porprof Jateng Juli 2009 mendatang Ketua Bidang Pembinaan Fanni Gunawan dan Seno telah bekerja keras melatih atlit Yunior yang baru masuk di Senior tahun 2008 ini yakin atlitnya akan memperoleh medali emas padabeberapa nomor di ajang bergengsi olimpiade Jateng tersebut
Ada tujuh atlit Putra dan satu atlit putri yang akan diterjunkan dalam Porprof nanti dua diantaranya masih yunior namun telah menyamai dengan seniornya.
Berkaitan dengan ini ISSI kota Semarang berharap pada Pemkot Semarang kepada KONI Kota untuk bisa mendukungnya supaya kejayaan masa lalu semarang sebagai kiblat balap sepeda dapat tercapai kembali